Nyemplung ke satu wadah, mengayuh ke satu tujuan

21 Jun

imageKalau anak d’BCN lagi ngumpul bikin event, kaya bukber sore tadi, yang isinya sharing cerita dan pengalaman. Mulai keliatan tuh dibalik label-label titel Director, Diamond Director, Executive director, ternyata para leader ini berasal dari berbagai latar belakang.

image
Ada yang dulunya bakul kue online, penjual bahan kue…

image
Ada yang dulunya karyawati, HRD pabrik sepatu olahraga ternama

image
Ada yang arsitek, instrument engineer perminyakan, dan lain-lain

Siapapun dan berasal dari manapun, dan dengan latar belakang apapun
Kalau pegang kunci, pasti bisa buka pintu sukses di Oriflame
Kuncinya adalah butuh dan mau, latar belakangnya apapun juga, pasti bisa asal butuh dan mau menjalani

Semuanya contoh di atas udah sama-sama jalanin step by step nya d’BCN buat naik di Success Plan nya Oriflame
Udah sama-sama berpenghasilan puluhan bahkan ratusan juta hanya dalam hitungan dua, tiga, empat tahun, yang tampak mustahil dicapai saat mereka sama-sama belum menjalani Oriflame
Semua jalanin bisnis Oriflame via d’BC network dari rumah aja

Berarti, saat ikut bisnis ini, harus berhenti total dari kegiatan lainnya?

Bukan…bukan begitu…
Ini hanya pilihan

Mau fokus di Oriflame aja, atau mau sambil tetep jalani kerjaan atau bisnis, it’s ok. Asal bisa disiplin atur waktu, atur fokus, konsentrasi, kesehatan,stamina dan motivasi.

Banyak kok contohnya
image
Ada juga yang masih serius jalani bisnis lain sambil jalanin bisnis Oriflame, ya bisnis salon, ya bisnis kue
Ini salah satu dagangan anak d’BCN yang laris manis di bukber sore tadi

image
Ada juga yang masih nyambil ngantor bahkan nyambi dagang baju bayi online…hehe..itu upline saya

Menjalani Oriflame memang nggak butuh banyak syarat, sekali lagi, asal butuh dan mau jalanin step-by step nya, kesempatan suksesnya sama dengan yang lebih dulu sukses

Banyak kok yang masih piyik-piyik anak sekolah, anak kuliahan, tapi gajinya udah ngelebihin bahkan berkali lipat dari UMR

Ada juga yang dulunya berprofesi sebagai OB, penjaga parkir, tukang kue di pasar, ada juga yang nggak punya modal, ada yang nggak bisa jualan, susah merekrut, nggak gaul, bahkan kesulitan berbicara, tapi kok…semua bisa sukses disini?
Karena…mereka butuh dan mau jalani step by step nya. Udah, gitu doang? Ya…begitu

Nggak perlu kualifikasi tertentu, nggak harus lulusan apa IPK berapa, nggak perlu syarat yang gimana-gimana, hanya perlu kesediaan dan kemauan belajar, bersabar jalani proses dengan sikap positif, punya impian dan rasa butuh yang jelas.

Tapi kan…
Tapi kan…

Ya ya…banyak ragam orang dari berbagai latar belakang yang sukses disini, tapi banyak juga yang menyerah di awal proses dan melabeli diri mereka gagal di Oriflame karena merasa susah katanya

Tapi…ya…balik lagi
Step by step nya udah dilahap habis semua belum?

Kita semua nih berasal dari asal berbeda, nyemplung ke satu wadah yang sama, dapet fasilitas yang sama, nemuin hambatan yang sama, udah ada yang bisa sukses disini, mereka bisa, kita juga lah !

Kalau mau bersama-sama mengayuh, akan sampai kah pada tujuan? Tentu
Kalau nggak? Ya nggak sampai kan ?

So…
Susah? Mungkin
Impossible ? Nggak
😁

Jaga terus adikmu

18 Jun

Terimakasih ya malam ini kalian berhasil menyemangati adik kalian untuk ikut sholat tarawih

Ibu titip ya Boys..
Sayangi adikmu..dia masih baby..
Baby besar mungkin, banyak request pastinya, banyak mengadu ke Ayah Ibu, banyak ganggu mungkin, tapi dia butuh kalian, kakak-kakaknya
Beri teladan bagi adikmu, karena dia melihat kita, kakak-kakaknya, Ayah dan Ibu sebagai orangtuanya

Jaga adikmu ya Boys
Karena kelak kalian akan saling menjaga
Tanpa ada Ayah Ibu yang mengingatkan

We love three of you deeply
image

Katakan, lakukan, tunjukkan yang baik

15 Jun

Pernah denger Hadis “Bicara baik atau diam.” ?
Saya setuju banget

Pernah denger quote “True friends say good things behind your back and bad things to your face.” ?
Saya setengah setuju, kenapa

Karena bagi saya pribadi, membuat saudara dan teman baik merasa nyaman itu penting
Bukan berarti kita mau membahagiakan orang terus menerus, bukan, tapi setidaknya kita nggak nambah beban mereka dengan mengatakan hal yang kurang baik, dan kurang bermanfaat

Saya dapat broadcast message yang bagus di group yang bunyinya begini :

“NIATKAN BERBUAT BAIK MULAI HARI INI”

1.Bila hari ini belum dapat memberi kebahagiaan kepada sesama, usahakan hari ini tidak menyakiti orang lain.

2.Bila hari ini belum dapat melakukan amal shalih, usahakan hari ini tidak melakukan dosa dan kemaksiatan.

3.Bila hari ini belum dapat berakhlak mulia, usahakan hari ini tidak menyimpan hati buruk kepada sesama.

4.Bila hari ini belum dapat menghargai orang lain, usahakan hari ini tidak memberi nilai berlebih kepada diri sendiri.

5.Bila hari ini belum dapat memberi manfaat, usahakan hari ini tidak memberi mudharat bagi sesama.

6.Bila hari ini belum dapat menciptakan suasana yang menyenangkan bagi orang lain, usahakan hari ini tidak melakukan kemarahan dan kebencian kepada sesama.

7.Bila hari ini belum dapat mengingat kebaikan orang, usahakan hari ini dapat melupakan keburukan orang lain.

8.Bila hari ini belum dapat beramal dengan ikhlas, usahakan hari ini dapat membebaskan diri dari pujian orang lain.

Mari niatkan di dalam hati untuk selalu berkata dan berbuat baik kepada orang lain
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin.

Jadi kesimpulan nya, bagi saya quotenya bukan lagi mengatakan yang baik di belakang dan yang buruk di depan

Tapi…
Teman dan keluarga yang beneran baik
Adalah yang saling mengingatkan dalam kebaikan
Saling menghargai satu sama lain termasuk saling berempati dan berusaha sebaik mungkin tidak menyinggung perasaan
Makanya…kalau nggak bisa mengatakan hal baik lebih baik diam

image

Play Dough Buatan Rumah

7 Jun

Play Dough itu menarik banget !
Baik untuk anak-anak atau buat sebagian orang dewasa.
Neng selalu terkesima liat play doh

play

Terutama liat set mainan playdoh yang di video Youtube dan di toko mainan
Tapi ya cuma liat aja, nggak dibeliin

Terus kenapa nggak dibeliin?
Selain karena umurnya yang rata-rata 3+
Juga karena sama mainan apapun, anak-anak sering tampak cepet bosen
Sayang kan, secara harganya $$$ hihihi 😀

Makanya bikin Play Dough Buatan Rumah kita sendiri yuk
Ini barusan resepnya dapet dari sini

the-very-best-playdough-recipe1

Bahannya :
2 gelas tepung
2 sdm minyak
1/2 gelas garam
2 sdm Cream of Tartar
1 1/2 gelas air panas

Masalah cetakan gimana?
Nah, disini potensi stimulasi kemampuan motorik halus anak
Biarkan kreatifitas dan gerak jemari mereka yang jaid cetakan 😀
Mumpung hari minggu, mari bermain 😀

Tanda Anak Sayang Kita

6 Jun

Tanda anak sayang sama kita, Ibu mereka, itu banyak banget.
Tapi setidaknya saat mereka memandang kita, tersenyum pada kita, minta gendong, tau akan kehadiran kita, memeluk, usil menggoda kita, dan mencium kita, mereka sedang menunjukkan bahwa mereka sayang sama kita

image

Alhamdulillah selesai

5 Jun

Alhamdulillah ya ujian kenaikan kelas atau UKK tahun ini selesai juga.

Chef..eh..Cep Aa masak pasta selesai UKK

Meskipun persiapan UKK nya biasa banget.
Cuma beberes LEGO biar nggak mengganggu konsentrasi
Cuma pada belajar dengan cara ngebaca materi dan nulis ngulang atau ngerjain latihan soal aja nggak pake di drill pertanyaan sama ayah-ibunya
Cuma jaga kesehatan mereka, cukup tidur, cukup makan, cukup happy di pagi sebelum ujian
Cuma mempercayakan mereka bahwa mereka bisa mengusahakan sendiri bisa atau nggak nya ujian, orangtua hanya mendukung dan menyemangati
Plus.. cuma ngasih warning kalo nggak nunjukin tanggung jawab, bola tercinta disita selama ujian

Nggak “cuma” ya hihihi

But atleast nggak seheboh beberapa contoh yang pernah saya lihat bikin anaknya tegang, terobsesi sama prestasi, anak jadi stress, nggak menikmati masa sekolah, nggak ngerti ilmu di sekolah buat dipake apa dalam hidup dan nggak menikmati proses tumbuh.

http://prekandksharing.blogspot.com/2015/03/four-steps-for-becoming-happier-parent.html?m=1
Lalu hanya memahami sekolah sebagai proses cari nilai, cari rangking, ajang pamer hebat-hebatan diantara sesama orangtua, ujung-ujungnya biar gampang cari kerja, dan banyak-banyakan cari uang semata.

Apa bener harus ikut arus buat jadi seperti itu ?

Masa kecil bukan tentang stress bersekolah, lalu dimarahi dan dipandang rendah oleh orang yang lebih tua, dibully teman, sibuk menyesuaikan diri karena ingin ikut keren atau gaul sama teman-teman, akhirnya tumbuh rapuh dan lupa akan tujuan kenapa mereka dilahirkan-tumbuh-hidup.

https://jessbatista.wordpress.com/2014/12/16/a-note-on-child-development-and-a-quick-thank-you/

Saya percaya “masa kecil yang sukses” menghasilkan orang dewasa yang sukses
Ukuran sukses kita berbeda-beda, tapi bagi saya, sukses itu ukurannya bukan hanya uang, bukan hanya keren di permukaan.. tapi lebih ke tercapainya tujuan kita diciptakan, lingkupnya bukan hanya dunia, tapi dunia akhirat.

Masa kecil anak-anak kita cuma sekali
Inilah masanya kita menelandankan nilai-nilai yang betul-betul berarti bagi dunia dan akhirat mereka
Inilah masanya pondasi mereka dibentuk, agar tumbuh sesuai umur, agar kelak tumbuh jadi manusia dewasa dengan sifat dan sikap yang positif, jadi manusia yang bermanfaat, berhati lembut dan damai, dan bertanggung jawab pada nasib mereka di dunia dan akhirat.

Terselip sedikit cita-cita
Anak-anak tumbuh memegang nilai yang benar-benar penting bagi dunia akhirat mereka
Kalau mereka sudah melakukan apa yang membuat mereka semakin dekat dengan tujuan dunia akhirat mereka
Lalu ada yang mencemooh atau menilai mereka nggak gaul, nggak macho lah, atau nggak keren, nggak update, so last year, nggak branded, nggak fashioable, nggak cool atau label apapun yang sejenjis….
Mereka akan menjawab dengan santai seraya tersenyum “So what…”

Karena mereka paham, nilai gaul-cool-branded-keren-fashionable…bukanlah nilai yang penting untuk dikejar, bukan tujuan mereka diciptakan, dan nggak bermanfaat buat dunia akhirat mereka

Kenapa sih kok selalu ada embel-embel akhiratnya?
Karena, as we know, kalau dunia seperti lautan. Sedangkan dunia hanya seperti air yang menempel di jari saat kita mencelupkan telunjuk ke air

Kita = Teladan Mereka

1 Jun

Nggak kehitung berapa banyak keluhan orang tua yang saya dengar, bernada seperti :
“Anakku yang ini nakal ya ampun deh, udah bukan perlu dibina lagi, ini sih membinasakan aku..”
“Anak-anakku nakal-nakal Mbak, susah diatur!”
Duh… Hati-hati… Jangan-jangan anak begitu karena “kutukan” kita

Sering juga denger perbandingan :
“Mbak sih enak anaknya nurut, kesana -kesini bisa bawa anak. Kalau anak aku mana mungkin begitu..”
“Rempong deh kalo udah sama anak-anak, mau ngapa-ngapain nggak bisa!”

Sebenarnya kita bersyukur atau nggak dengan keberadaan anak?
Sewajarnya kita bersyukur
Tapi kadang banyak hal yang kita hadapi, terlalu sedikit kesabaran, kesadaran, terlalu sedikit waktu dan tenaga yang tersedia, membuat semuanya tampak seperti mission impossible

Pernah dengar pepatah :
“Anak belajar dari perilaku yang kita contohkan, bukan dari apa yang kita ajarkan ” ?
“Apel tidak jatuh jauh dari pohonnya”?

Untuk menjadi orangtua dibutuhkan lebih dari sekedar kesiapan mengandung, memberi makan, membiayai, menyekolahkan, menemani bermain dan belajar
Pertama-tama kita harus jadi pribadi yang layak dicontoh dan diteladani anak
Kita harus rela mengorbankan kemanjaan, keketidakberaturan, ketidakbertanggungjawaban dan kemalasan kita

Apapun yang kita inginkan ada di dalam diri anak
Paksakan dan biasakan dulu untuk kota lakukan setiap hari, ada atau nggak ada anak
Apapun yang tidak kita inginkan ada di dalam diri anak
Paksakan untuk kita hilangkan terlebih dahulu dari diri kita

Ok kita nggak nangis rewel atau nakal, kita nggak lari kesana-kesini nggak mau disuruh duduk diam, kita nggak menangis meronta-ronta minta mainan di depan orang banyak

Tapi lihat esensinya, dan terjemahkan dalam sikap orang dewasa, kita sikap
Yang kita sering sebut nakal saat nangis atau rewel itu sebenernya apa sih ?
Lari-lari terus nggak mau disuruh duduk itu pertanda apa sih ?
Menangis meronta-ronta itu pertanda apa sih ?

Jangan-jangan itu hanya bentuk kebosanan dari anak, atau cerminan rasa lapar, haus, kesepian atau letih mereka
Solusinya ya persiapkan apapun yang harus disiapkan, jangan buat mereka bosan, lapar, haus, kesepian atau letih

Jangan-jangan, anak nggak mau dikasih tau itu hanya pertanda ketidakmampuan anak dalam berkomunikasi dua arah -yaitu mendengar dan menyampaikan informasi- dengan nyaman
Solusinya ya kita contohkan cara berbicara yang membuat orang yang kita ajak bicara nyaman, dan kita contohkan sebaik apa kita bisa mendengarka. cerita serta pendapat mereka

Jangan-jangan anak menangis meronta-ronta saat minta sesuatu itu hanya cerminan ketidak sabaran mereka
Solusinya ya kita beri perhatian dengan lembut dan tidak mungkin sekali jadi, kita harus terus melatih dengan sabar agar anak bisa mencontoh seperti apa sih sabar itu

Termasuk urusan makan
Jangan berharap anak makan suatu jenis makanan kalau kita tidak menyediakan, mencontohkan dan membiasakannya di rumah

Untuk yang satu ini…
image
Salah satu buktinya adalah Si Neng yang sejak kecil seting liat ayahnya makan sale pisang dan salak
Hobby banget makan sale pisang
Bahkan sekarang sudah bisa buka sendiri kulit salak yang taj-tajem itu…
Ini persis banget ayah nya